SuaraGadget.com — Samsung akhirnya resmi memperkenalkan Galaxy S25 Edge, smartphone terbaru dari lini Galaxy S Series yang hadir dengan desain ultra-tipis dan spesifikasi flagship.
Menariknya, Samsung juga memastikan Galaxy S25 Edge bakal masuk ke pasar Indonesia dalam waktu dekat.
Perangkat ini menjadi salah satu model paling berbeda di keluarga Galaxy S25 Series karena mengedepankan desain tipis premium tanpa mengorbankan performa dan kualitas kamera.
Layar AMOLED QHD+ dengan Refresh Rate 120Hz
Samsung Galaxy S25 Edge dibekali panel Dynamic AMOLED 2X beresolusi QHD+.
Layarnya mendukung refresh rate adaptif 1Hz hingga 120Hz sehingga tetap mulus saat digunakan bermain game maupun scrolling media sosial.
Samsung juga menyematkan teknologi Vision Booster dan Adaptive Color Tone untuk menjaga kenyamanan visual di berbagai kondisi pencahayaan.
Snapdragon 8 Elite for Galaxy
Di sektor performa, Galaxy S25 Edge ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang juga digunakan pada seluruh lini Galaxy S25 Series.
Samsung turut menyematkan vapor chamber khusus yang dibuat lebih luas namun tetap tipis agar suhu perangkat tetap stabil saat menjalankan aktivitas berat seperti gaming dan editing video.
Galaxy S25 Edge hadir dalam dua varian memori:
– RAM 12GB + storage 256GB
– RAM 12GB + storage 512GB
Baterai Lebih Kecil demi Bodi Tipis
Untuk mendukung desain ultra-tipisnya, Samsung tampaknya harus melakukan kompromi di sektor baterai.
Galaxy S25 Edge hanya dibekali baterai 3.900mAh, sedikit lebih kecil dibanding Galaxy S25 reguler yang memiliki kapasitas 4.000mAh.
Meski begitu, smartphone ini tetap mendukung fitur pengisian cepat 25W wired charging yang diklaim mampu mengisi daya hingga 55 persen dalam 30 menit.
Samsung juga menyematkan Fast Wireless Charging serta Wireless PowerShare untuk mengisi daya perangkat lain secara nirkabel.
Kamera 200MP Jadi Andalan
Salah satu daya tarik utama Galaxy S25 Edge ada di sektor kamera.
Samsung membekali smartphone ini dengan kamera utama 200MP lengkap dengan Optical Image Stabilization (OIS) dan kemampuan 2x optical quality zoom.
Konfigurasi tersebut membuat Galaxy S25 Edge terasa lebih dekat dengan Galaxy S25 Ultra dibanding Galaxy S25 dan S25+.
Meski belum memiliki lensa telefoto khusus, sensor 200MP tersebut diklaim tetap mampu menghasilkan kualitas zoom digital 3x hingga 5x dengan baik.
Selain itu, tersedia kamera ultra-wide 12MP f/2.2 yang sudah mendukung autofokus sekaligus mode macro.
Sedangkan di bagian depan terdapat kamera selfie 12MP f/2.2.
Mampu Rekam Video 4K 60FPS
Samsung juga menonjolkan kemampuan videografi Galaxy S25 Edge.
Perangkat ini mampu merekam video hingga resolusi 4K 60fps dengan hasil stabil dan detail tinggi.
Bahkan, proses editing video diklaim bisa dilakukan langsung di perangkat menggunakan aplikasi editing seperti CapCut berkat performa chipset flagship yang dibawanya.
Dengan kombinasi desain ultra-tipis, kamera 200MP, dan performa kelas atas, Galaxy S25 Edge diprediksi bakal menjadi pesaing kuat di pasar smartphone premium 2026.





